Aksi Main Hakim Sendiri Pengemudi Ojek Online Terhadap Pengamen

 

 

 

Sukday.com – Segerombolan pengendara ojek online melakukan tindakan main hakim sendiri. Dari tindakan main hakim sendiri tersebut dua orang pengamen menjadi korban. Bahkan, salah satu korban berinisal DA (23) meninggal dunia.

Kapolres Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan kejadian tersebut terjadi lantaran tuduhan yang tidak beralasan. Korban DA dan TI (23) dituding menjadi penjabret.

“Pengeroyokan terhadap dua orang warga oleh oknum ojek online. Ini adalah agresivitas kelompok sehingga berujung pada perbuatan melawan hukum,” ungkap Hengki, Jumat (2/3/2018).

Hengki menerangkan ketika itu salah seorang pelaku berinisial menyaksian DA dan TI tengah ada di Jalan P Tubagus Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.  AD mengira kedua orang tersebut sebagai penjambret.

“AD pernah menjadi korban kejahatan dua minggu lalu. Saat itu melihat bahwa pelakunya ada di kawasan Tubagus Angke,” ungkapnya.

AD kemudian memanggil temannya yang sama-sama pengendara ojek online untuk mendatangi lokasi. Rekan-rekan AD diantaranya berinisial FEB (23), RAM (25), SAI (27), AND (32), dan AL (26).

“Pelaku mengoordinasi teman-temannya untuk datang ke TKP,” tuturnya.

Tanpa rahu-ragu kemudian para pelaku  melakukan pengeroyokan terhadap korban. Dari tindakan tersebut menyebabkan DA tewas sementara TI mengalami luka-luka. Seluruh tindakan tersebut terdokumentasi kamera CCTV.  “Korban yang selamat mengalami pendaraan di otak,” ungkap Hengki.

Para pelaku tersebut dijerat dengan Pasal 170 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Cemburu Buta, Pelaku Pukuli pacar

Sukday.com – Karena cemburu buta melihat sang kekasih diboncengkan oleh rekan kerjanya pemuda yang bernama Ari Irawan memukuli sang kekasih Fitria Komalasari  hingga babak belur. Kejadian yang terjadi di depan uko Pascas Gading Serpong, Pagedangan, Tangerang Selatan itu dilihat oleh para warga setempat dan ta menunggu lama warga langsung saja mengeroyok Ari.

“Wanita yang dipukuli Ari adalah pacarnya dan motifnya karena cemburu melihat pacar nya boncengan dengan rekan kerjanya,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander, Senin (10/7/2017).

Peristiwa itu terjadi pada Senin sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (10/7). Saat itu warga melihat Ari memukul pacar nya di lokasi. Warga yang melihat pun mencoba melerai, namun Ari malah makin emosi.

“Sehingga warga dan para ojek online terprovokasi dan terjadi pemukulan. Kemudian Ari diamankan oleh sekuriti Area Summarecon dan dibawa ke Polsek Pagedangan,” lanjut Alexander.

Akibat amukan warga dan driver ojek online, sepeda motor milik Ari rusak. Dia juga mengalami luka memar di bagian kepala karena dipukuli warga.

Setelah Ari diamankan, polisi berjaga di lokasi untuk mencegah hal yang tak diinginkan. Setelah dilakukan mediasi, pihak yang bertikai pun memutuskan untuk damai.

“Pihak yang terlibat dalam keributan tersebut telah sepakat untuk berdamai dan telah membuat surat pernyataan bersama di kantor Polsek Pagedangan,” pungkasnya.