Jadi Kurir narkoba, Petugas Lapas Ditembak

Sukday.com – Salah satu petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo ditembak kakinya karena berusaha untuk kabur. Petugas lapas tersebut berinisial AR. Selain menjadi petugas Lapas dia juga menjadi jasa kurir narkoba di dalam Lapas.

“Kami menghentikan mobil tersangka di depan RSUD Sidoarjo. Kami melakukan penggeledahan,” ujar Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra, Minggu (16/7/2017).

Saat digeledah, petugas BNNP Jatim menemukan bungkus rokok yang di dalamnya berisi sabu seberat 20 gram. AR pun kemudian digelandang untuk mengembangkan kasusnya. Saat digelandang itulah AR berusaha kabur sehingga ditembaklah kakinya.

“Waktu itu kan kami ada dua tim. Tim dipecah jadi dua. Satu mengembangkan kasus ini untuk tersangka lain, tim yang satu lagi mengembangkan untuk tersangka yang lain juga. Mungkin karena personel kami yang sedikit sehingga tersangka berusaha kabur,” kata Wisnu.

Dari hasil keterangan AR, disebutkan bahwa ia adalah kurir. Ia kurir dari tahanan bernama Andro. Sabu yang ditemukan di mobilnya bukanlah miliknya. Sabu itu milik seseorang yang tidak dikenalnya. AR hanya ditugasi mengambil sabu tersebut untuk diberikan ke Andro.

“Sekali mengambil barang, tersangka dibayar Rp 1-3 juta,” kata Wisnu.

AR bekerja di bawah perintah napi. Itulah yang disesali Wisnu. “Justru sipir yang bekerja untuk napi. Mereka dikendalikan napi untuk mengambil narkoba di luar dan dimasukkan ke lapas,” lanjut Wisnu.

Untuk pelaku lain, Wisnu masih akan mengembangkan kasus ini. Wisnu juga akan berkoordinasi dengan kanwil kemenkumham Jawa Timur untuk menindak lanjuti seorang tahanan Lapas Porong, Andro, yang namanya diungkap AR.

Warga Negara Nigeria Ditangkap Karena Bawa Sabu Seberat 2kg

Sukday.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap pria WN Nigeria Douglas Hope Onyebuchi alias Kabaka di sebuah rumah kos di Jl Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tersangka kedapatan menyimpan 2 kg sabu di kosan tersebut.

“Iya betul, tersangka kami tangkap pada Minggu (23/4) lalu,” ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta, Rabu (26/4/2017).

Selain Kabaka, polisi juga mengamankan seorang perempuan WNI bernama Twevi Saomi alias Yani Andriyani di lokasi tersebut. Saat ini keduanya masih diperiksa di Mapolda Metro Jaya.

“Barang bukti yang disita ada 22 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 2 kg,” imbuhnya.

Di hari yang sama, tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya juga menangkap dua orang pengedar Bibing Sarbini alias Kakek dan Rendy di Jl Guntur, Karang Tengah, Kota Tangerang. Dari keduanya, polisi menyita 3,9 gram sabu.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polisi Sita 1.5kg Sabu Di Binjai

Sukday.com – Seorang pria di Binjai, Sumatera Utara (Sumut) dibekuk polisi karena kedapatan menjual narkoba. Polisi menyita 5 bungkus paket kecil berisi sabu dari tersangka.

“Pelaku bernama Riki Rikardo (24), warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota. Dia ini pekerja salon,” kata Kasat Narkoba Polres Binjai AKP Bambang Tarigan, Rabu (26/4/2017).

Ia mengatakan, Riki ditangkap di Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Selasa (25/4) sore. Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat, petugas kemudian menuju ke lokasi.

Setelah melakukan pengintaian, polisi kemudian mencokok Riki di sebuah gang di antara rumah warga. Dari tangannya, petugas menyita 5 paket sabu seberat 1,53 gram di kotak permen tempat sabu.

“Selain itu, juga disita 3 plastik kosong. Pelaku mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya dan pelaku juga mengakui sabu tersebut untuk dijualnya,” jelas Bambang.

Kini, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Binjai. Sementara, kasus ini tengah dikembangkan polisi.