Pembegal di Depok Bacok Pembeli Nasi Goreng

 

 

 

Sukday.com – Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah Depok, Jawa Barat. Lelaki bernama Syaifullah Abdurrhaman Effendy dibacok menggunakan celurit ketika tengah memesan nasi goreng.

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa, 24 April 2018 dini hari kemarin sekitar pukul 01.00 WIB. Ketika itu korban tengah membeli nasi goreng yang berada di samping Mall Transmart Kota Depok.

“Ketika korban tengah menunggu pesanan tiba-tiba datang tiga pemuda yang mengendarai satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah jambu. Salah satu dari ketiga pelaku kemudian mendekati korban,” ungkap Roni, Rabu (25/4/2018).

Menurutnya, tanpa berpikir panjang tersangka langsung mengarahkan celurit pada korban, kemudian tersangka meminta ponsel milik korban dan barang berharga yang lain.

“Pelaku kembali menggertak korban dengan menyabetkan celuritnya ketika hendak merampas dompet milik korban,” katanya.

Korban yang melawan menyebabkan tersangka menyabetkan kembali celuritnya ke arah perut sebelah kiri korban. Kemudian akhirnya korban memberikan uang Rp 50 ribu supaya pelaku meninggalkan korban.

Polisi masih melakukan penyidikan terkait identitas pelaku. Drai keterangan beberapa saksi, pelaku begal berumur 20 tahunan.

“Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati karena mengalami luka bacokan di bagian dada kiri atas sebanyak tiga jahitan dan luka bacok di perut kiri bagian bawah sebanyak empat jahitan,” katanya.

Delapan Jam Api Belum Bisa Dipadamkan Di Apartemen Cinere Bellevue

Sukday.com – Kebakaran yang terjadi di Apartemen Cinere Bellevue, Depok hingga Kamis pagi masih belum juga berhasil untuk dipadamkan. Sudah hampir 8 jam lamanya para petugas kebakaran berupaya untuk memadamkannya.

“Masih ditangani anggota di TKP, info terakhir seperti itu,” kata petugas Pemadam Kebakaran UPT Cinere, Depok, Anwar, Kamis (5/10/2017) sekitar pukul 04.30 WIB.

Untuk penyebab kebakaran, hingga kini masih belum bisa diketahui. Selain itu juga belum bisa dipastikan berapa unit pemadam yang dikerahkan ke lokasi. Diketahui dari informasi terkahir Mako Damkar Depok sudah mengerahkan 4 unit mobil pemada. Selain berupaya memadamkan api, petugas juga harus mengevakuasi penghuni yang terjebak dalam apartemen.

Kebakaran itu terjadi sejak Rabu (4/10) sekitar pukul 20.30 WIB. Kebakaran bermula dari genset yang berada di lantai basement apartemen.

PT Megapolitan selaku pihak apartemen menyebut bangunan itu memiliki 586 unit. Sebagian penghuni yang dievakuisi diungsikan ke hotel sekitar apartemen.

“Proses evakuasi masih berjalan untuk apartemen yang terdiri dari dua tower dengan total unit yang dihuni sebesar 586 unit. Sebagian besar penghuni dan staf telah berhasil dievakuasi dan diarahkan ke hotel-hotel yang berada di sekitar lokasi,” kata Direktur PT Megapolitan Ronald Wihardja dalam keterangannya.