Dinas Surabaya Jalani Tes Urine

Sukday.com – Pegawai tiga dinas yang berada di sekitaran lingkungan Pemkot Surabaya diambil contoh untuk melakukakn tes urine. Masing-masing diambil 20 pegawai untuk dijadikan sample.

Ketiga dinas itu meliputi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan, Selasa (11/7/2017).

“Setiap dinas kami pilih 20 pegawai negeri secara acak untuk melakukan tes urine, agar diketahui apakah ada yang menggunakan narkotika. Tes urine ini rutin digelar,” kata Kepala BNN Kota Surabaya AKBP Suparti di sela tes urine di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya.

Mantan Kasubag Humas Polrestabes kota Surabaya tersebut menambah dari ke 60 pegawai yang telah dilakukan tes urine, hasilnya negatif.

“Saat di tes, ada 1 pegawai Cipta Karya yang positif urine nya mengandung benzo (zat penenang, red) tetapi dia mengaku habis mengkonsumsi obat. Setelah diperiksa, memang benar mengkonsumsi obat atas resep dokter dan ada suratnya. Untuk 59 lainnya negatif semua,” urainya.

Sementara Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Eri Cahyadi membenarkan ada tes urine yang digelar oleh BNN kota Surabaya.

Eri awalnya terkejut dengan kedatangan petugas BNN Kota Surabaya yang akan melakukan tes urine pegawainya. Tapi Eri mendukung penuh upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkot.

“Bahkan saya tadi minta agar bisa rutin dilakukan di tempat kami,” kata Eri.

Bandar Narkoba Palembang Di Grebek

Sukday.com – BNN menggerebek rumah diduga bandar narkoba di Palembang, Sumatera Selatan. Pemilik rumah dan 2 orang yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba diamankan.

Selain senpi dan paspor, menurut Supriyati dirinya diberitahu sebelumnya telah ada penangkapan dengan barang bukti 10 Kilogram sabu dan satu orang ditembak mati.

Diinformasikan BNN katanya ini pengembangan, ada barang bukti sabu juga 10 Kg, tapi di tempat lain ditemukannya. Dan satu orang ditembak karena mau kabur.

Pemilik rumah yang diketahui bernama Khadapi (36) baru menghuni rumah sejak 2 bulan terakhir. Saat pertama pindah, anak buah pemilik rumah sempat melapor atas nama Khadapi yang merupakan pemilik rumah sekaligus showroom mobil.

Di Jalan Alamsya Ratu Perwira Palembang, terlihat rumah toko dua lantai disegel BNN, termasuk 3 mobil sedan dan 3 mobil minibus dari berbagai merek. Selain itu, beberapa pihak keluarga turut dibawa pihak BNN.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Handoko Sanjaya yang berada di lokasi turut membenarkan penggerebekan oleh BNN Pusat. Dirinya bersama anggota lain hanya mengamankan lokasi untuk membantu BNN dan menjaga ruko tersebut.