Rob Terparah Genangi Terminal Terboyo

Sukday.com – Banjir rob kembali genangi kota Semarang. Kali ini Terminal Terboyo yang menjadi sasaran banjir rob tersebut. Banjir rob yang terjadi mengakibatkan bus tidak bisa memasuki wilayah Terminal Terboyo.

Dilihat dari halaman terminal, air rob yang masuk sudah meninggi melebihi atas mata kaki. Sedangkan di dalam terminal air justru lebih terlihat lebih dangkal ketimbang di halaman terminal. Namun di parkiran air sudah mencapai lutut orang dewasa sehingga bus memilih untuk tidak masuk Terminal Terboyo.

Warung-warung yang berada di dalam terminal memilih tutup dan hanya beberapa warung yang nekat buka. Salah satu pemilik warung, Salome Sartini (62) mengatakan kondisi rob di terminal sudah terjadi 4 hari dan 2 hari terakhir merupakan yang terparah.

“Kemarin masih ada bus masuk, sekarang sudah enggak ada, di luar semua,” kata Sartini, Jumat (2/6/2017).

Menurut Sartini, rob sudah lama tidak masuk ke terminal, dan jika ada rob di terminal, proses surutnya tidak sampai satu hari. Namun berbeda dengan rob kali ini, Ia pun heran dengan kondisi rob saat ini.

“Ini rob karena apa? Apa karena hujan kemarin? Apa karena ada proyek?” tandasnya.

“Semoga tidak sampai mudik,” imbuhnya.

Tapi menurut Sartini ada perubahan kondisi rob karena jalan di sisi Utara terminal kini sudah tidak rob lagi. Air seolah masuk dari Selatan atau dari arah Pantura.

“Sebelah sana (Utara) dulu rob, sekarang sudah tidak,” ujarnya.

Penanganan rob sebenarnya sedang berlangsung tidak jauh dari terminal. Di jalan arah masuk terminal, ada proyek peninggian parapet. Pompa pun diaktifkan di sisi jalan Pantura Terboyo.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan proses penanganan rob terus dilakukan. Pihaknya beberapa waktu lalu juga meninjau proses penanganan rob di Jalan Pantura-Kaligawe dan mencari kebocoran yang masih ada.

“Ini langkah sementara untuk menjadikan jalur mudik Pantura-Kaligawe kering. Hasilnya signifikan, genangan rob berkurang drastis. Memang, masih ada sedikit kebocoran, dari Balai Besar Wilayah Sungai akan menyempurnakan,” terang Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu.

Menurut Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juana, genangan yang terjadi karena masih ada celah untuk air laut masuk ke darat. Celah tersebut berada di belakang Unissula hingga di belakang Terminal Terboyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *