Puluhan Buruh Pabrik Kayu Lapis Datangi LBH

Sukday.com – Para buruh pabrik kayu lapis yang berada di Demak berbondong-bondong mendatangi kantorĀ  Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk mengadu tentang status mereka sebagai buruh yang sudah lama bekerja di pabrik kayu lapis tersebut.

Merekka merasa dirugikan oleh pihak pabrik, pasalnya mereka sudah lama bekerja hingga 4 tahun lamanya namun sampai sekarang tidak ada kejelasan terkait status mereka. Salah satu karyawan yang bernama Murni menceritakan sering mendapatkan upah telat dari tanggal gajian.

Selain itu gaji yang diterima juga tidak seberapa bahkan tidak berstandar dengan upah minumun kapupaten. Tidak adanya jaminan kesehatan untuk para karyawannya.

Haryanto Advokat Publik LBH Demak Raya menuturkan setiap perusahaan harus memberikan hak bagi buruhnya, sekaligus memperhatikan kesejahteraannya.

Menurutnya sejak Senin (10/7/2017), mereka secara spontanitas mogok kerja. Kemudian pada hari Selasa kemarin mereka juga sudah mengadukan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Demak.

“Hari ini mereka memutuskan untuk minta pendampingan hukum kepada kami,” tutur dia.

Untuk kesejahteraan, sudah tertuang dalam UU No 24 tahun 2011 tentang BPJS ketenagakerjaan. Namun, perusahaan yang memproduksi triplek ini tidak memberikan hak normatif kepada buruh.

“Buruh atau pekerja memiliki hak dasar atas jaminan sosial dan kesehatan serta keselamatan kerja. Dan sifatnya juga wajib, akan tetapi dari perusahaan ini malah tidak mengindahkannya,” imbuh dia.

Jika nanti perusahaan mengabaikan hal tersebut pihaknya siap mendampingi buruh untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Kami lihat dulu pokok masalahnya. Apakah akan di selesaikan di Pidana dengan melaporkan ke Kepolisian atau ke Perdata dengan menggugat di Pengadilan Hubungan Industrial,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *