Peluru Nyasar Tumbangkan Satu Korban Jiwa

Sukday.com – Penggerebekan tempat perjudian yang dilakukan oleh sekelompok oknum polisi memakan satu korban yang tak bersalah. Peluru yang di lesakkan salah sasaran.

Korban yakni berprofesi sebagai pedagang di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bernama Dominikus Malo Solo (40) langsung tewas seketika terkena peluru nyasar polisi.

Lokasi tempat penggrebekan berada di di Desa Kambata Wundut, Sumba Timur, NTT. Kapolres Sumba Timur, AKBP V.T.M. Silalahi mengatakan, korban ditembak oleh anggota Polsek Lewa, Bripda ST.

“Sekitar (Selasa 4 Juli), pukul 00.30 WITA anggota Polsek Lewa Bripda ST melakukan patroli bersama anggota Koramil Lewa Sertu UA menuju desa Kambata Wundut. Sekitar pukul 01.15 WITA anggota yang melaksanakan patroli sampai di rumah tempat dilakukan perjudian dan melakukan penggerebekan perjudian. Pada saat itu Bripda ST sempat melakukan tembakan peringatan sebanyak 2 kali ke udara dan ternyata 1 tembakan mengenai perut korban,” ujar AKBP Silalahi, Rabu (5/7/2017).

Silalahi mengatakan, setelah kejadian tersebut, korban dilarikan ke Puskesmas Lewa dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Waingapu.

“Sekitar Pukul 15.50-23 30 WITA telah dilakukan tindakan medis berupa operasi/bedah oleh dokter Matius Kitu, untuk mencari proyektil peluru. Setelah operasi kondisi korban nampak stabil dan dalam pengawasan dokter sehingga masih di ruang ICU RSUD Waingapu. Namun pada Rabu (5/7) sekitar pukul 00.00 WITA korban meninggal dunia karena kondisinya semakin memburuk pasca operasi,” kata Silalahi.

Terhadap anggota yang lalai dan melakukan penembakan, Polres Sumba Timur telah melakukan tindakan tegas dan sudah dilakukan penahanan.

“Anggota yang tembak sudah ditahan. Saya sudah bertemu dengan kakak kandung (korban), Remigius serta istri dan anak korban untuk menyampaikan bela sungkawa dan permohonan maaf,” jelas Silalahi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *