Bandar Narkoba Palembang Di Grebek

Sukday.com – BNN menggerebek rumah diduga bandar narkoba di Palembang, Sumatera Selatan. Pemilik rumah dan 2 orang yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba diamankan.

Selain senpi dan paspor, menurut Supriyati dirinya diberitahu sebelumnya telah ada penangkapan dengan barang bukti 10 Kilogram sabu dan satu orang ditembak mati.

Diinformasikan BNN katanya ini pengembangan, ada barang bukti sabu juga 10 Kg, tapi di tempat lain ditemukannya. Dan satu orang ditembak karena mau kabur.

Pemilik rumah yang diketahui bernama Khadapi (36) baru menghuni rumah sejak 2 bulan terakhir. Saat pertama pindah, anak buah pemilik rumah sempat melapor atas nama Khadapi yang merupakan pemilik rumah sekaligus showroom mobil.

Di Jalan Alamsya Ratu Perwira Palembang, terlihat rumah toko dua lantai disegel BNN, termasuk 3 mobil sedan dan 3 mobil minibus dari berbagai merek. Selain itu, beberapa pihak keluarga turut dibawa pihak BNN.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Handoko Sanjaya yang berada di lokasi turut membenarkan penggerebekan oleh BNN Pusat. Dirinya bersama anggota lain hanya mengamankan lokasi untuk membantu BNN dan menjaga ruko tersebut.

Masalah Penutupan Hotel Alexis

Sukday.com – Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Haryadi mengatakan pihak Pemerintah Kota belum pernah menerima protes dari masyarakat terkait keberadaan Hotel Alexis. Dia mengatakan penutupan Alexis tidak bisa dilakukan jika tidak ada pelanggaran atau protes dari warga.

Dia mengatakan hingga saat ini pun dia belum menemukan pelanggaran soal perizinan hotel. Selain itu, belum ada laporan pelanggaran lain yang dilakukan oleh pihak manajemen Alexis.

Selama perizinan tidak ada yang dilanggar dan masih berjalan (beroperasi), ya berarti memang tidak kelihatan atau ada melakukan pelanggaran.

Wahyu mengatakan pengawasan Hotel Alexis selama ini menjadi kewenangan Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta.

Sebelumnya, paslon cagub-cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengatakan berencana menutup tempat-tempat yang melanggar perda. Salah satu tempat yang disasar adalah Hotel Alexis.

Tapi Anies menyatakan penertiban bukan hanya dilakukan terhadap Hotel Alexis, yang sempat ramai dibicarakan saat debat pasangan calon gubernur di Pilgub DKI putaran pertama.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat menanggapi hal ini. Menurutnya, jika didasarkan pada perda DKI, Hotel Alexis tidak bisa ditutup.
Penutupan hanya dapat dilakukan bila ditemukan bukti pelanggaran terhadap perda. Ahok sendiri memilih menunggu janji Anies untuk menutup tempat tersebut.

Perda DKI Jakarta yang dimaksud adalah Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Larangan praktik prostitusi tertuang pada Pasal 42, yang berbunyi: Setiap orang dilarang a. menyuruh, memfasilitasi, membujuk, memaksa orang lain untuk menjadi penjaja seks komersial; b. menjadi penjaja seks komersial; dan c. memakai jasa penjaja seks komersial.