Nenek Tewas Dengan Pergelangan Tangan Terputus

Sukday.com – Pembunuhan sadis terjadi di Pasuruan. Seorang nenek asal Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan dibunuh oleh orang tak dikenal di dalam rumahnya.

Korban Nayuha (60), tewas dalam kondisi mengenaskan. Ia menderita luka di leher, wajah dan bahkan pergelangan tangannya putus.

“Pada saat pertama kali ditemukan kondisi wajahnya penuh dengan luka bacok. Salah satu tangannya putus. Ia tergeletak di depan kamar rumahnya,” kata sepupu korban, Sari, di Kamar Mayat RSUD dr R Soedarsono, Pasuruan, Rabu (26/4/2017).

Menurut Sari, peristiwa yang terjadi Rabu dini hari itu tak diketahui siapapun, karena korban berada di rumah sendirian.

“Selama ini tinggal bersama dengan cucunya. Namun, pada saat kejadian cucu korban sedang keluar rumah. Dan cucu korban baru mengetahui kalau neneknya ini meninggal, ketika ia baru saja pulang ke rumah tersebut,” terangnya.

Polisi yang mendapat laporan kejadian ini langsung terjun ke TKP untuk melakukan indentifikasi dan olah TKP. Korban dibawa ke kamar mayat untuk divisum.

“Menurut keterangan cucu korban Ali Rihdo, saat dia pulang lampu rumah sudah mati. Awalnya dia tak curiga dan masuk ke rumah langsung menyalahkan televisi dalam keadaan lampu masih mati. Namun beberapa saat kemudian, ia menuju ke kamar neneknya dan menemukan korban sudah tewas bersimbah darah,” kata Kapolsek Pasrepan AKP Thohari.

Menurut Thohari, kasus ini murni pembunuhan karena tak ada barang korban yang diambil. Pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. “Motifnya belum diketahui pasti. Kami tengah mengejar para pelaku,” tuntas Thohari.

Polisi Tembak WNA Yang Membawa 2 Kg Narkoba

Sukday.com – Polisi menembak mati pria WN Nigeria Douglas Hope Onyebuchi alias Kabaka dan menangkap istrinya, WNI bernama Twevi Saomi alias Yani Andriyani, karena menyimpan 2 kg sabu. Sabu asal Guangzhou, China, itu diselundupkan di dalam sepatu.

Modusnya ini disimpan di sepatu. Jadi sabunya dimasukkan ke hak sepatu, kemudian dilem lagi dan dikareti.

barang haram tersebut dikirim dari Guangzhou, China, dengan menggunakan jasa ekspedisi dan dikirim lewat laut. Setiba di Jakarta, barang dikirim ke tempat kos yang disewa Yani di Jl Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Yani sendiri adalah pedagang pakaian di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Pusat. Sebelum tertangkap, Yani dan Kabaka pernah meloloskan paket 1 kg sabu.

Yani tergolong sebagai kurir. Dia dimanfaatkan oleh suaminya, WN Nigeria itu, untuk menjadi kurir sabu. Dan dia mengetahui bahwa paket tersebut adalah sabu, mungkin (motifnya) karena ekonomi juga.

Yani menyewa kamar kos seharga Rp 3 juta per bulan di kawasan Jl Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Barang tersebut sedianya akan dikirim kepada seorang bandar yang saat ini masih diselidiki oleh polisi. Bandarnya kita sudah tahu, sedang kita kembangkan.

Viral,Anak 13 Tahun Jadi Sopir Angkot

Sukday.com – Sopir angkutan kota (Angkot) Cicaheum – Ciwastra, Ronald Tambunan (32) membantah mempekerjakan GMA (13) untuk menyetir angkotnya. Foto GMA nyetir angkot menjadi viral di media sosial (medsos).

GMA tepergok warga tengah menyetir angkot jurusan Cicaheum-Ciwastra trayek 09. Peristiwa itu terjadi di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Jabar pada Selasa (25/4) malam pukul 19.00 WIB.

Ronald mengatakan, saat itu Ia tengah menarik penumpang. Saat tiba di kawasan Pasar Kordon, Ronald sakit perut lantaran sakit maagnya kambuh. Ia pun merasa tak sanggup lagi menyetir mobil. Ronald lalu meminta tolong GMA yang kebetulan sedang jalan menuju ke rumahnya.

Ronald mengaku sudah dua kali melihat GMA membawa mobil. Sehingga, ia mempercayakan angkotnya dikemudikan oleh GMA yang kebetulan rumahnya bertetangga dengan istri Ronald.

Ronald tak menyangka kasus itu viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Pihak Kepolisian Tidak melakukan tindakan hukum terhadap Ronald. Sebab, berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan unsur pidana.

Warga Manggarai Rindu Bernostalgia Dengan Jokowi

Sukday.com – Warga Manggarai yang terancam digusur rindu bernostalgia dengan Presiden Jokowi. Hal itu disampaikan oleh seorang warga yang meminta Jokowi melindungi mereka dari polemik lahan yang terjadi dengan PT KAI.

Suji Warga Manggarai bercerita, kala Jokowi menjadi calon Gubernur DKI Jakarta dan sempat berkunjung ke rumahnya dan memperagakan pawang geni. Ia dan warga berharap Jokowi kembali mengunjungi Manggarai, dalam hal ini menengok keadaan warga yang tengah berpolemik dengan PT KAI.

Warga Manggarai ingin Jokowi berkunjung ke kami. Lihat kami, tengok kami. Saya juga ingin mengingatkan nostalgia beliau ketika beliau ingin jadi gubernur, beliau datang ke wilayah kami dan ke tempat saya, beliau memperagakan yang namanya pawang geni.

Sebelas rumah yang terletak di RW 12 Manggarai akan digusur oleh PT KAI untuk proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta. Namun hal tersebut ditunda sampai ada kesepakatan.

Sebelumnya, Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Suprapto mengatakan pihaknya akan menggelar dialog dengan warga yang difasilitasi oleh Polres Jaksel. Hal ini untuk merespons mengenai belum adanya kesepakatan dari konsolidasi yang digelar pagi tadi.

Dialog akan digelar dengan mengundang langsung 11 penghuni rumah tanpa perantara, sehingga komunikasi yang dilakukan oleh PT KAI lebih jelas.

Status Wajib Lapor Ke 7 Pelaku Prostitusi

Sukday.com – Polisi mengenakan status wajib lapor kepada tujuh pelaku terkait kasus prostitusi anak di Aceh Tamiang. Dari tujuh orang yang ditangkap, enam pelaku berperan sebagai muncikari dan perantara. Para pelaku tidak ditahan karena masih berstatus anak.

Ketujuh pelaku adalah Al (22), perannya sebagai tersangka (pria hidung belang); RW (14), peran menjual jasa; NS (16), peran mengenalkan kepada pengguna jasa; ET (14), peran memberikan nomor kontak HP atau sebagai perantara; EM (16), peran menjual jasa; NF (17), peran memperkenalkan; dan N (16), peran mengantar. Semua anak-anak di bawah umur itu warga Aceh Tamiang.

Enam orang di antaranya masih di bawah umur. Tiga orang masih SMP dan tiga masih SMA. Mereka tidak kita tahan, ada yang mau ikut ujian di sekolah dan sudah ada jaminan dari orang tuanya. Ini berdasarkan UU Nomor 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Tersangka Al (22) sebagai pria hidung belang akan dijerat dengan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, sedangkan sisanya yang berperan sebagai muncikari akan dijerat dengan UU Nomor 21/2017 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Keterangan Al, dia mengenal dan memesan RW dari ET dan NS, yang merupakan teman RW sendiri dengan tarif Rp 350 ribu sekali kencan. Sedangkan mereka yang berperan sebagai perantara/mucikari mendapat komisi Rp 100 ribu, yang diambilkan dari tarif tersebut.

Bandar Narkoba Palembang Di Grebek

Sukday.com – BNN menggerebek rumah diduga bandar narkoba di Palembang, Sumatera Selatan. Pemilik rumah dan 2 orang yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba diamankan.

Selain senpi dan paspor, menurut Supriyati dirinya diberitahu sebelumnya telah ada penangkapan dengan barang bukti 10 Kilogram sabu dan satu orang ditembak mati.

Diinformasikan BNN katanya ini pengembangan, ada barang bukti sabu juga 10 Kg, tapi di tempat lain ditemukannya. Dan satu orang ditembak karena mau kabur.

Pemilik rumah yang diketahui bernama Khadapi (36) baru menghuni rumah sejak 2 bulan terakhir. Saat pertama pindah, anak buah pemilik rumah sempat melapor atas nama Khadapi yang merupakan pemilik rumah sekaligus showroom mobil.

Di Jalan Alamsya Ratu Perwira Palembang, terlihat rumah toko dua lantai disegel BNN, termasuk 3 mobil sedan dan 3 mobil minibus dari berbagai merek. Selain itu, beberapa pihak keluarga turut dibawa pihak BNN.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Handoko Sanjaya yang berada di lokasi turut membenarkan penggerebekan oleh BNN Pusat. Dirinya bersama anggota lain hanya mengamankan lokasi untuk membantu BNN dan menjaga ruko tersebut.

Masalah Penutupan Hotel Alexis

Sukday.com – Wali Kota Jakarta Utara Wahyu Haryadi mengatakan pihak Pemerintah Kota belum pernah menerima protes dari masyarakat terkait keberadaan Hotel Alexis. Dia mengatakan penutupan Alexis tidak bisa dilakukan jika tidak ada pelanggaran atau protes dari warga.

Dia mengatakan hingga saat ini pun dia belum menemukan pelanggaran soal perizinan hotel. Selain itu, belum ada laporan pelanggaran lain yang dilakukan oleh pihak manajemen Alexis.

Selama perizinan tidak ada yang dilanggar dan masih berjalan (beroperasi), ya berarti memang tidak kelihatan atau ada melakukan pelanggaran.

Wahyu mengatakan pengawasan Hotel Alexis selama ini menjadi kewenangan Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta.

Sebelumnya, paslon cagub-cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengatakan berencana menutup tempat-tempat yang melanggar perda. Salah satu tempat yang disasar adalah Hotel Alexis.

Tapi Anies menyatakan penertiban bukan hanya dilakukan terhadap Hotel Alexis, yang sempat ramai dibicarakan saat debat pasangan calon gubernur di Pilgub DKI putaran pertama.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat menanggapi hal ini. Menurutnya, jika didasarkan pada perda DKI, Hotel Alexis tidak bisa ditutup.
Penutupan hanya dapat dilakukan bila ditemukan bukti pelanggaran terhadap perda. Ahok sendiri memilih menunggu janji Anies untuk menutup tempat tersebut.

Perda DKI Jakarta yang dimaksud adalah Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Larangan praktik prostitusi tertuang pada Pasal 42, yang berbunyi: Setiap orang dilarang a. menyuruh, memfasilitasi, membujuk, memaksa orang lain untuk menjadi penjaja seks komersial; b. menjadi penjaja seks komersial; dan c. memakai jasa penjaja seks komersial.