Kalibata City Jadi Sarang Prostitusi, Polisi Panggil Pengelola

 

 

 

 

Sukday.com – Pihak kepolisian secepatnya memanggil pemilik Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Pemanggilan tersebut merupakan akhir atas dugaan apartemen itu sering dijadikan tempat prostitusi. Karena apartemen tersebut sudah kerap terlibat kasus dugaan prostitusi hingga pembunuhan.

“Besok, Jumat ini kita undang mereka,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/5/2018).

Bukan hanya Apartemen Kalibata City, polisi juga akan memanggil para pengelola yang mempunyai tempat hiburan malam. Hal tersebut ditujukan untuk menghindarihal yang tidak diinginkan terjadi.

“Panggilnya di Polres, pengelola tempat hiburan termasuk juga pengelola apartemen (Kalibata City) itu kita akan bicarakan itu,” tutur Indra.

Bukan hanya menghindari hal yang tidak diinginkan, hal tersebut dilakukan juga untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

“Kan menjelang Ramadan, mereka harus tertib sehingga tidak ada yang tidak diinginkan. Nanti saya kumpulkan mereka dan diberi penekanan untuk ikuti aturan perda yang telah ditentukan sebelum Ramadan, jangan sampai itu menimbulkan keluhan masyarakat, kok ada dugem malam-malam orang lagi Ramadan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menguak kembali adanya praktik prostitusi di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan. Pelaku diduga menyediakan kamar beserta pekerja seks komersial.

Wakil Direktur Kriminal Umum AKBP Ade Ary Syam Indardi mengungkapkan p-raktik tersebut disebarkan melalui mulut ke mulut. Calon pelanggan langsung menghubungi muncikari yang berinisial SL alias M. Pelaku bersedia untuk menyediakan lima kamar di apartemen tersebut beserta wanita penjajanya.

Tidak hanya sendirian, SL juga dibantu oleh temannya yaitu IP alias R, MP alias N, serta YP alias Y. Lewat tiga temannya itu, pelanggan langsung dibrikan kunci untuk mengakses ruangan.

“Kegiatan sangat privat, orang yang antar kunci kepada pelanggan, betul-betul sampai ke pelanggan. Selain pelanggan tidak bisa,” ungkap Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 29 Maret 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *