Bau Gas Masih Tercium Pasca Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur

 

 

 

Sukday.com – Bau gas masih bisa dicium dari semburan sumur minyak di Kabupaten Aceh Timur. Sekarang ini tim teknis tengah mencari jalan keluar untuk menutup sumur minyak secara permanen.

“Bau gas, masih terasa. Tapi saat ini petugas terkait, sedang melakukan survei demi temukan langkah apa yang dibutuhkan terhadap sumur minyak itu,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Senin (30/4).

Dia juga mengungkapkan tim lapangan di Gampong (Desa) Pasir Putih, Rantau Peureulak, Aceh Timur, sudah melakukan usaha pengamanan limbah agar tidak terjadi pencemaran lingkungan.

Berdasarkan data dari pihaknya, ledakan serta kebakaran sumur minyak tersebut telah menewaskan sebanyak 21 orang, termasuk lima korban yang tewas di tempat.

Akibat peristiwa tersebut sebanyak 39 orang mengalami luka bakar serius, lima rumah terbakar dan sebanyak 198 orang mengungsi.

“Tentunya tim lakukan upaya mitigasi, agar kebakaran tidak tersulut kembali. Meski kandungan dari semburan di sumur minyak itu, 85 persennya adalah air,” tutur Dadek.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, mengatakan tekanan semburan dari sumur minyak tersebut masih 30 meter dari permukaan tanah.

Tidak hanya itu, dia juga mengatakan arah angin yang tidak beraturan menyebabkan dalam radius 200 meter masih berbahaya bagi masyarakat.

“Radius 200 meter sangat berbahaya untuk kesehatan, sehingga kita haruskan seluruh Satgas BPBD yang diposkan disana untuk selalu mengenakan masker setiap saat,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *